Skip to content


Apa Yang Harus Kita Lakukan Untuk Mengangkat Lagi Martabat Bangsa Kita?

Banyak negara2 lain yang menganggap sepele negeri kita. Mereka sepertinya memandang sebelah mata bangsa yang beberapa puluh tahun yang lalu sempat dikenal sebagai Macan Asia ini. Kini kita seperti tak ada artinya bagi mereka. Mari kita berembuk saudaraku! Mungkin kontribusi Anda mampu menginspirasi kita semua untuk berani berkata, “AKU BANGGA MENJADI ORANG INDONESIA!!”

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Posted in Lain-Lain. Tagged with , , , , , , , , .

Silahkan gunakan form di bawah ini untuk ikut berdiskusi. Semua komentar memerlukan approval admin sebelum ditampilkan.

  1. Ario V said

    kalau arti “kita” itu masyarakat maka saya berpendapat:
    >ajarkan generasi sekarang untuk disiplin, iman yang kuat dan jujur. dengan itu korupsi dapat perlahan menghilang.
    (pejabat saat ini tidak bisa diharapkan untuk berhenti korupsi)
    >ajak pemerintah untuk memikirkan masa depan masyarakat, tidak berputar pada masalah politik.
    >JANGAN jadi masyarakat yang hanya NO ACTION TALK ONLY. berceloteh tapi ga pernah melakukannya (banyak terlihat dari sikap masyarakat dan petinggi pemerintah)
    >mempunyai pemikiran kritis dari suatu masalah.
    >jangan malas belajar, karena dunia internasional melihat suatu negara dari hasil tenaga kerjanya (mempertimbangkan kualitasnya, termasuk pendidikannya, dan juga logikanya)
    >ga masuk jadi TKI/TKW , mending buat lahan pekerjaan sendiri. TKI di dunia Internasional dianggap rendah. jadi TKI terkadang diplesetkan menjadi Indonesia HANYA memiliki masyarakat yang rendah
    >menjaga keasrian lingkungan. dengan itu, aspek pariwisata disetiap daerah dapat dikembangkan. ( katanya Indonesia adalah karpet hijau kan?? berarti kita harus memperhatikan dan menjaga lingkungan kita dengan baik… terutama hutan2 lindung.)
    >menjadi orang yang ramah, mudah tanggap segala situasi, dan mempunyai pola pikir yang dapat diterima oleh masyarakat internasional . (masyarakat luar terkadang tidak menerima pemikiran kita yang pendek, ngawur, dan tidak terencana dengan baik).
    >jadilah kaum terpelajar yang baik. tidak menjadi individualisme. kita harus mempertahankan budaya keramahan.
    >ajak pemda setempat untuk meningkatkan infrastruktur (tanpa dukungan masyarakat, pemda ga bakal jalan dengan lancar)
    >jangan menganggap orang lain sebelah mata. ini bisa mengakibatkan adu mulut dan selanjutnya akan mengakibatkan pertikaian.
    >ikut dalam sanggar2 yang masih mempertahankan budaya Indonesia.
    >cinta produk bangsa sendiri.. walaupun merk kita terkesan jelek. tapi kalau banyak yang suka, apakah barang itu termasuk jelek?? (co: korea. masyarakat di negara ini benar2 cinta produk mereka, entah itu makanan, hingga mobil2. karena itu banyak sekali inovasi yang ada dari perusahaan negara tersebut)
    >taat pada peraturan yang berlaku
    >berpikir panjang sebelum bertindak
    >jangan menghina negara lain sebelum negara kita beres!!!
    yang tadi saya sebutkan adalah sebagian kecil dari sekian juta yang harus kita lakukan. mungkin beberapa poin yang saya sebutkan adalah hal yang ga penting sama sekali..
    eits, tunggu dulu.. hal kecil kalau dilakukan secara bersama bisa menjadi hal yang besar loo.
    untuk mengangkat lagi martabat bangsa kita harus dilakukan pada setiap individu. jangan ngajak tapi ga melakukannya.
    saya sudah melakukannya dan berusaha untuk melakukanya sekuat saya mencintai bangsa ini. hhe :D

  2. vins said

    tanamkan budi pekerti yang baik kepada generasi bangsa.
    Masukan mata pelajaran budi pekerti dalam kurikulum pendidikan.
    Dulu, pada jaman ayah saya, pelajaran budi pekerti ada dalam kurikulum pendidikan, mengapa kemudian dihilangkan ….???
    akibatnya moral manusia tidak terdidik.
    pelajaran budi pekerti tidak seperti PMP, PPKN, dll. Tetapi lebih menekankan kepada hal menumbuhkan hati nurani yang luhur, ikhlas dan tulus.

  3. Eboy said

    Angkat dulu martabat masing-masing ntar juga negara pasti kena imbasnya, kalo martabat kita ga diakui sama lingkungan kita sendiri bagimana orang di luar sana bisa tau kalo kita pantas dihormati. Cara untuk meningkatkan martabat diri ialah dengan berkarya, terserah mau dibidang apa selama karya tersebut dibutuhkan kita ga akan ditinggalkan justru bakal jadi sosok yang digugu dan ditiru. Untuk berkarya mutlak kiranya untuk tidak membanggakan masa lalu dimana kita berjaya, ingat kita hidup untuk masa depan bukan masa lalu. Salah satu kata kesukaan saya berbunyi “RAIH IMPIANMU DENGAN CARA YANG TERBURUK, PERTAHANKAN IA DENGAN CARA TERBAIK”.

  4. aQu,,,cP said

    Lw sNdri BANGGA ga mjd oRg Indonesia,,,,,,,,????????
    kya nya terlalau berat klo ngomongin perubahan ttg BANGSA ini,,,,,ga ada salahnya perubahan di mulai dr diri qta sndiri,,,,,OK!!!!!

  5. Lapis legit said

    walaupun semua rakyat berperan dalam menjunjung tinggi martabat bangsa,
    tapi peran pemimpin negara sangat besar dalam membawa angin perubahan menuju kearah mana ?
    tentunya harus didukung oleh semua pembantunya.
    dan kita sebagai rakyat harus kompak mendukungnya, bukan malah saling mencari kesalahan

  6. Mulai dari diri sendiri….karena Martabat bangsa terletak pada rakyatnya sendiri…

  7. mogulemo said

    pertama urusin dulu masalah keamanan negara dan korupsi, itu yang utama. kalau negara udah aman gak ada rusuh2 lagi trus gak ada masalah korupsi lagi, baru bisa ngebangun yang laen2..
    gitu kalo pendapat aku.

  8. guswar_h said

    bilangin ma semua negara..bahwa darah kami hanya untuk membela kejayaan negeri…
    merah diatas kesucian…

  9. I think said

    Perbaikan Mental Bangsa. Itu yang paling Utama dan Penting. Perubahan Struktur, Infra-Struktur, Sarana, Prasarana… or hal-hal muluk lainnya, semua bakalan percuma, kalau tidak dibarengi dengan “mental yang baik” (bertanggung jawab, disiplin, menghargai orang lain, menghargai barang dan fasilitas milik bersama, kesadaran sebagai warga negara yang baik, dll). Seperti membangun istana pasir di atas air sungai yang mengalir. Wasting Time.
    6 bulan tinggal di negeri orang, saya baru menyadari bangsa Indonesia punya segalanya (kekayaan alam, orang2 pintar dan ramah, iklim (weather) yang bersahabat, SDM yang berlimpah, dll), kecuali hal yang saya sebut di atas.
    Bagaimanapun, saya bangga menjadi ORANG INDONESIA.

  10. Benar. Kuncinya ada di pelajaran budi pekerti atau akhlak.
    Pelajaran agama di sekolah itu lebih menekankan kepada pelajaran tentang ritus atau upacara. Harusnya lebih fokus pada pelajaran akhlak. Ritual (sembahyang, mengaji, dsb) itu penting tetapi saat ini yang lebih mendesak itu pelajaran akhlak.

Some HTML is OK

(required)

(required, but never shared)

Komentar anda tidak akan langsung tampil.