Saya melakukan hal itu untuk interior rumah saya;jadi cocok2 saja.
Saya tidak menggunakan warna hitam sama sekali;
Tetapi;cat tembok putih; pintu & kusen mahogany; brown kaje untuk perabot; cream dan coklat utk cushion; hijau dan warna emas utk detail
Yang lakukan adalah konsistensi warnasewaktu membeli perabot; dan menggunakan warna dengan gradasi yang seirama.
Kebetulan saya mengisi rumah dengan perlahan2; sesuai dengan kebutuhan dan memperhitungkan tempat meletakkannya.
Bentuk dan potongan furnitur saya pilih berkesan sederhana ; ringan tidak gemuk.
Pada dinding saya letakkan panael utk rak; lukisan; cermin2 segi empat berbingkai keemasan
saya juga letakkan lampu baca dan lampu sudut di tempat yang sesuai;
Semoga membantu..
tidak cocok . Karena furnitur yang etnik bagusnya apabila ditaruh pada ruangan yang luas , terbuka sehingga akan terlihat anggun apalagi dikombinasikan dengan pot keramik antik dan dekat dengan tanaman yang hidup , segar maka rumah akan kelihatan lebih hidup dan nyaman.
Cocok. Dan mungkin ini bakal menjadi Trend arsitektur baru nih.. Selamat, Anda pencetusnya…!
Saya pikir design itu gak ada batasnya, kalau Anda menyukainya, What the Hell with others! Kebutuhan utama suatu tempat tinggal adalah rasa nyaman untuk kegiatan rumah Anda, entah tidur, main, ngobrol, gossip.. Yang menjadi kendala adalah jangan sampai campur aduknya itu kayak bikin telur dadar campur gula pasir, rasanya akan aneh (kecuali anda menyukainya, selesai perkara) tapi coba telurnya campur gula beri susu sedikit diaduk sampai berbusa tambah tepung, kan bisa jadi kue yang enak…
Ada istilah Architecture neoclassic (kebanyakan orang Eropa and Amrik pakai kalo gak salah), itu adalah pencampuran antara gaya klassik dengan gaya modern, mirip seperti yang anda inginkan, coba cari bukunya, peljari bagaimana mereka me-”mix” keduanya.
Selamat mencoba!
Wah ini pilihan yang cukup berani ya..karna memang berbeda gaya kita mesti hati-hati dalam pemilihan dan penempatannya.
Beberapa tips yang bisa anda coba :
1. Sesuaikan warna interior anda dengan warna furniture yang dominan. mis furniture warna coklat tua sedangkan warna dinding anda pilih warna pastel atau warna tanah (muda)
2. Jangan terlalu banyak menempatkan furniture etnik pada ruangan publik. Betul seperti pendapat Sdri. Venus, itu akan membuat suasana ruangan anda “Berat”. PIlih beberapa yang paling menarik menurut anda, penempatan furniture yang pas akan membuatnya menjadi focal point pada ruangan tersebut.
3. Untuk menampung furniture etnik anda yang lain, jadikan salah satu kamar atau ruangan di rumah anda sebagai ruang “kolektor” : dimana disana anda bisa menempatkan dan menata khusus koleksi furniture etnik anda
Semoga berguna dan selamat mencoba…
Hallo Pit B,,
Memadukan 2 gaya disebut dengan gaya Eklektik seperti gaya minimalis dengan funrnitere bergaya etnik, namun saran saya sebaiknya furniture etnik yang kamu pakai jangan terlalu dominan selain menghilangkan gaya minimalis rumah, gaya etnik cenderung “berat” sehingga rumah kamu nantinya akan terkesan penuh.
pastinya bisa diselaraskan, tergantung warna atau jenis dari barang etnik yang Anda koleksi. Juga penerapan warna dari ruang itu sendiri.
Kami bisa mengerjakan pekerjaan AutoCAD untuk para arsitek dalam menuangkan design mereka ke dalam bentuk CAD. 2D maupun 3D. Untuk lebih jelas mengenai layanan kami, kunjungi http://www.autocad-drafter.com
klo menurut saya cocok2 saja…
siapa tau bisa dibantu…
silahkan kunjungi http://www.naomiproperty.com
atau email di : yuzharry_sstt@yahoo.com
Harry Sasongko : 021-96046663 atau 08128882574
Terimakasih…
Semoga bermanfaat
Kalau saya pikir…justru itu yang lebih menarik, asalkan tidak terlalu dominan. Lagipula furniture yang berbau etnik tersebut bisa dijadikan eye catching.
Anda bisa ikut berdiskusi dengan memberikan komentar di setiap artikel / pertanyaan. Jika anda ingin bertanya atau mengirimkan artikel anda, silahkan daftar dan login terlebih dahulu.
Dengan mendaftar gratis, anda pun dapat memasang iklan anda, jangan lupa untuk memilih kategori yang sesuai ketika melakukan posting.
Semua posting, baik artikel, pertanyaan maupun iklan, akan memerlukan approval admin sebelum [...]more →
Silahkan gunakan form di bawah ini untuk ikut berdiskusi. Semua komentar memerlukan approval admin sebelum ditampilkan.
Saya melakukan hal itu untuk interior rumah saya;jadi cocok2 saja.
Saya tidak menggunakan warna hitam sama sekali;
Tetapi;cat tembok putih; pintu & kusen mahogany; brown kaje untuk perabot; cream dan coklat utk cushion; hijau dan warna emas utk detail
Yang lakukan adalah konsistensi warnasewaktu membeli perabot; dan menggunakan warna dengan gradasi yang seirama.
Kebetulan saya mengisi rumah dengan perlahan2; sesuai dengan kebutuhan dan memperhitungkan tempat meletakkannya.
Bentuk dan potongan furnitur saya pilih berkesan sederhana ; ringan tidak gemuk.
Pada dinding saya letakkan panael utk rak; lukisan; cermin2 segi empat berbingkai keemasan
saya juga letakkan lampu baca dan lampu sudut di tempat yang sesuai;
Semoga membantu..
tidak cocok . Karena furnitur yang etnik bagusnya apabila ditaruh pada ruangan yang luas , terbuka sehingga akan terlihat anggun apalagi dikombinasikan dengan pot keramik antik dan dekat dengan tanaman yang hidup , segar maka rumah akan kelihatan lebih hidup dan nyaman.
Cocok. Dan mungkin ini bakal menjadi Trend arsitektur baru nih.. Selamat, Anda pencetusnya…!
Saya pikir design itu gak ada batasnya, kalau Anda menyukainya, What the Hell with others! Kebutuhan utama suatu tempat tinggal adalah rasa nyaman untuk kegiatan rumah Anda, entah tidur, main, ngobrol, gossip.. Yang menjadi kendala adalah jangan sampai campur aduknya itu kayak bikin telur dadar campur gula pasir, rasanya akan aneh (kecuali anda menyukainya, selesai perkara) tapi coba telurnya campur gula beri susu sedikit diaduk sampai berbusa tambah tepung, kan bisa jadi kue yang enak…
Ada istilah Architecture neoclassic (kebanyakan orang Eropa and Amrik pakai kalo gak salah), itu adalah pencampuran antara gaya klassik dengan gaya modern, mirip seperti yang anda inginkan, coba cari bukunya, peljari bagaimana mereka me-”mix” keduanya.
Selamat mencoba!
Wah ini pilihan yang cukup berani ya..karna memang berbeda gaya kita mesti hati-hati dalam pemilihan dan penempatannya.
Beberapa tips yang bisa anda coba :
1. Sesuaikan warna interior anda dengan warna furniture yang dominan. mis furniture warna coklat tua sedangkan warna dinding anda pilih warna pastel atau warna tanah (muda)
2. Jangan terlalu banyak menempatkan furniture etnik pada ruangan publik. Betul seperti pendapat Sdri. Venus, itu akan membuat suasana ruangan anda “Berat”. PIlih beberapa yang paling menarik menurut anda, penempatan furniture yang pas akan membuatnya menjadi focal point pada ruangan tersebut.
3. Untuk menampung furniture etnik anda yang lain, jadikan salah satu kamar atau ruangan di rumah anda sebagai ruang “kolektor” : dimana disana anda bisa menempatkan dan menata khusus koleksi furniture etnik anda
Semoga berguna dan selamat mencoba…
Hallo Pit B,,
Memadukan 2 gaya disebut dengan gaya Eklektik seperti gaya minimalis dengan funrnitere bergaya etnik, namun saran saya sebaiknya furniture etnik yang kamu pakai jangan terlalu dominan selain menghilangkan gaya minimalis rumah, gaya etnik cenderung “berat” sehingga rumah kamu nantinya akan terkesan penuh.
pastinya bisa diselaraskan, tergantung warna atau jenis dari barang etnik yang Anda koleksi. Juga penerapan warna dari ruang itu sendiri.
Kami bisa mengerjakan pekerjaan AutoCAD untuk para arsitek dalam menuangkan design mereka ke dalam bentuk CAD. 2D maupun 3D. Untuk lebih jelas mengenai layanan kami, kunjungi http://www.autocad-drafter.com
klo menurut saya cocok2 saja…
siapa tau bisa dibantu…
silahkan kunjungi http://www.naomiproperty.com
atau email di : yuzharry_sstt@yahoo.com
Harry Sasongko : 021-96046663 atau 08128882574
Terimakasih…
Semoga bermanfaat
****?
Kalau saya pikir…justru itu yang lebih menarik, asalkan tidak terlalu dominan. Lagipula furniture yang berbau etnik tersebut bisa dijadikan eye catching.